Senin, 29 Agustus 2016

Tanda Nomor Kendaraan BerMotor

Warna

Warna TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) ditetapkan sebagai berikut:
  • Kendaraan bermotor perseorangan dan sewa: warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih.
  • Kendaraan bermotor umum: warna dasar kuning dengan tulisan berwarna hitam.
  • Kendaraan bermotor milik pemerintah: warna dasar merah dengan tulisan berwarna putih.
  • Kendaraan bermotor korps diplomatik negara asing: warna dasar putih/merah dengan tulisan berwarna hitam.
  • Kendaraan bermotor staf operasional korps diplomatik negara asing: warna dasar hitam dengan tulisan berwarna putih serta terdiri dari lima angka dan kode angka negara yang dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian.
  • Kendaraan bermotor di kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone) yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk (berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan, kendaraan bermotor ini tidak boleh dioperasionalkan/dimutasikan ke wilayah Indonesia lainnya): warna dasar hijau dengan tulisan hitam.
  • Kendaraan tidak bermotor di Surabaya: warna dasar biru dengan tulisan putih.

Plat Nomor sejenis TNKB

  • TCKB (Tanda Coba Kendaraan Bermotor) digunakan pada kendaraan bermotor untuk transportasi dealer (pengiriman dari perakitan ke dealer, dealer ke dealer, test drive, riset otomotif, dan pengiriman ke konsumen): warna dasar putih dengan tulisan berwarna merah.
  • TNRP (Tanda Nomor Registrasi Pengoperasian) digunakan pada kendaraan asing non-diplomat, terutama untuk angkutan antarnegara dan kegiatan internasional: warna dasar putih dengan tulisan biru.
  • TNKB Bantuan digunakan pada kendaraan yang belum memiliki STNK sebagai tanda bahwa surat-surat sedang dalam proses pengurusan. Beberapa contoh TNKB bantuan adalah: B xxxx SMY, B xxxx SMZ, B xxxx SNY, B xxxx SJZ, B xxxx SEG, B xxxx SMX, B xxxx SHL, B xxxx SHP, B xxxx SHR, B xxxx RFO, B xxxx SGL, B xxxx SGP. TNKB ini hanya berlaku selama satu bulan sejak dikeluarkan.

Nomor polisi

Nomor polisi diberikan sesuai dengan urutan pendaftaran kendaraan bermotor. Nomor urut tersebut terdiri dari 1-4 angka, dan ditempatkan setelah Kode Wilayah Pendaftaran. Untuk wilayah DKI Jakarta, nomor urut pendaftaran dialokasikan sesuai kelompok jenis kendaraan bermotor adalah sebagai berikut.
  • 1 - 2999, 7000 - 7999 (hingga awal tahun 2008), 8000 - 8999 dialokasikan untuk kendaraan penumpang.
    • Mulai Januari 2015 nomor kendaraan untuk Jakarta Selatan (berkode S) telah habis untuk nomor 1, maka dimulai dengan angka 2.
    • Mulai April 2015 nomor kendaraan untuk Jakarta Barat (berkode B) telah habis untuk nomor 1, maka dimulai dengan angka 2.
    • Mulai Juli 2015 nomor kendaraan untuk Jakarta Timur (berkode T) telah habis untuk nomor 1, maka dimulai dengan angka 2.
  • 3000 - 6999, dialokasikan untuk sepeda motor.
    • Mulai Desember 2008 nomor kendaraan untuk Kabupaten Tangerang (berkode N) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Desember 2009 nomor kendaraan untuk Jakarta Barat (berkode B) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Januari 2010 nomor kendaraan untuk Jakarta Timur (berkode T) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Januari 2011 nomor kendaraan untuk Kabupaten Bekasi (berkode F) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Februari 2011 nomor kendaraan untuk Jakarta Selatan (berkode S) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Maret 2011 nomor kendaraan untuk Kota Bekasi (berkode K) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai November 2012 nomor kendaraan untuk Jakarta Utara (berkode U) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Desember 2012 nomor kendaraan untuk Kota Depok bagian timur (berkode E) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai April 2014 nomor kendaraan untuk Jakarta Timur (berkode T) telah habis untuk nomor 3, maka dimulai dengan angka 4.
    • Mulai Agustus 2014 nomor kendaraan untuk Kota Tangerang (berkode C) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Agustus 2014 nomor kendaraan untuk Jakarta Barat (berkode B) telah habis untuk nomor 3, maka dimulai dengan angka 4.
    • Mulai Oktober 2014 nomor kendaraan untuk Kabupaten Tangerang (berkode N) telah habis untuk nomor 3, maka dimulai dengan angka 4.
    • Mulai Maret 2015 nomor kendaraan untuk Jakarta Pusat (berkode P) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Mei 2015 nomor kendaraan untuk Kabupaten Bekasi (berkode F) telah habis untuk nomor 3, maka dimulai dengan angka 4.
    • Mulai April 2016 nomor kendaraan untuk Kabupaten Tangerang (berkode G) telah habis untuk nomor 6, maka dimulai dengan angka 3.
    • Mulai Mei 2016 nomor kendaraan untuk Kota Bekasi (berkode K) telah habis untuk nomor 3, maka dimulai dengan angka 4.
  • 7000 - 7999, dialokasikan untuk bus.
  • 9000 - 9999, dialokasikan untuk kendaraan beban.
Apabila nomor urut pendaftaran yang telah dialokasikan habis digunakan, maka nomor urut pendaftaran berikutnya kembali ke nomor awal yang telah dialokasikan dengan diberi tanda pengenal huruf seri A - Z di belakang angka pendaftaran. Apabila huruf di belakang angka sebagai tanda pengenal kelipatan telah sampai pada huruf Z, maka penomoran dapat menggunakan 2 huruf seri di belakang angka pendaftaran. Khusus untuk Jabodetabekminus Bogor (B)[3]Bandung (D)[4]Medan/Sumatera Utara bagian Timur (BK),Semarang (H), Surakarta (AD), Malang (N), Kalimantan Selatan (DA), Kediri (AG)[5]Sumatera Selatan (BG), Kalimantan Timur (KT)[6]Bogor (F), Cirebon (E), Aceh (BL), Pati(K), dan Banten (A) dapat menggunakan hingga 3 huruf seri di belakang angka pendaftaran, sesuai kategori atau dengan permintaan khusus.

Keterangan TNKB asal Jadetabek:

Format kategori 3 huruf seri umum di Jakarta yaitu, B [1-4 angka] XYZ, dengan:
  • X = umumnya mewakili tempat kendaraan tersebut terdaftar
Huruf yang mewakili kategori tempat terdaftarnya kendaraan:
Kode nomor kendaraan di atas tidak berlaku untuk Bajaj.
  • Sementara, Y umumnya merupakan jenis kendaraan berdasarkan golongan. Huruf yang mewakili kategori kendaraan, antara lain:
    • A → sedan/pickup (contoh: B 1987 SAL)
    • B → pickup kabin ganda (contoh: B 9827 CBA)
    • B/D/W/E → sedan yang sudah dimutasi (contoh: B 1621 GEG)
    • F/K/O/Z/R/Y/I → minibushatchback, dan city car (contoh: B 1082 WFI)
    • V/P/M/G/W/U → minibus, hatchback, dan city car yang sudah dimutasi (contoh: B 1896 GUG)
    • *HX/*IX → ambulans (contoh: B 1216 SIX)
    • J → jip dan SUV (contoh: B 1659 WJB)
    • L/C → jip dan SUV yang sudah dimutasi (contoh: B 1045 GLP)
    • C/D → truk (contoh: B 9281 GCG)
    • T/*UA → taksi (contoh: B 1306 STB)
    • *TX/*UX → angkutan kota (contoh: B 1285 SUX)
    • Q/U → Kendaraan Staf Pemerintah (contoh: B 1234 FQN untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi, B 1234 KQN untuk Pemerintah Kota Bekasi)
Kode nomor kendaraan di atas tidak berlaku untuk kode X dan sepeda motor. Mulai dari A tanpa memperhatikan kode di atas.
Contoh:
  • B 1876 BIR adalah mobil yang terdaftar di Kota Jakarta Barat (B), Hatchback (I), dan memiliki huruf pembeda (R).
  • B 6626 GEG adalah motor yang terdaftar di Kabupaten Tangerang (G).
  • B 1691 GJB adalah mobil yang terdaftar di Kabupaten Tangerang (G), SUV (J), dan memiliki huruf pembeda (B).
  • Sementara, Z merupakan huruf acak yang diberikan untuk pembeda. Walaupun bersifat pembeda, huruf ini memiliki pola/siklus dalam kurun waktu tertentu. Sebagai contoh:B 1987 BRB huruf akhir B merupakan huruf acak pada bulan Desember tahun 2012, setelah kombinasi sebelumnya untuk wilayah Jakarta Timur (BZ...) sudah habis: B xxxx BZZ.
Terkait dengan pola/siklus huruf pembeda, berikut penjelasan secara detail.[butuh rujukan]
Huruf keduaWilayahPeriodeHuruf belakang
Angka Depan 1 (B 1*** ***)
FJakarta Timur (T)Akhir tahun 2008 hingga awal tahun 2010TFA s.d. TFZ
Jakarta Pusat (P)Akhir tahun 2008 hingga pertengahan tahun 2010PFA s.d. PFZ
Jakarta Utara (U)Akhir tahun 2008 hingga pertengahan tahun 2010UFA s.d. UFZ
Jakarta Selatan (S)Akhir tahun 2008 hingga awal tahun 2010SFA s.d. SFZ
Jakarta Barat (B)Akhir tahun 2008 hingga awal tahun 2010BFA s.d. BFZ
Kabupaten Bekasi (F)Akhir tahun 2008 hingga awal tahun 2012FFA s.d. FFZ
Kota Bekasi (K)Akhir tahun 2008 hingga awal tahun 2011KFA s.d. KFZ
Kota Depok (E)Akhir tahun 2008 hingga pertengahan tahun 2012EFA s.d. EFZ
Kota Depok (Z)Pertengahan tahun 2011 hingga pertengahan tahun 2016ZFA s.d. ZFZ
Kota Tangerang (C)Akhir tahun 2008 hingga awal tahun 2013CFA s.d. CFZ
Kota Tangerang (V)Akhir tahun 2009 hingga akhir tahun 2014VFA s.d. VFZ
Kota Tangerang Selatan (W)Pertengahan tahun 2009 hingga awal tahun 2013WFA s.d. WFZ
Kabupaten Tangerang (G)Akhir tahun 2012 hingga akhir tahun 2014GFA s.d. GFZ
Kabupaten Tangerang (N)Akhir tahun 2008 hingga pertengahan tahun 2011NFA s.d. NFZ
sebagian Jakarta Pusat (A)Pertengahan tahun 2016 hingga sekarangAFA s.d. AF...
KJakarta Timur (T)Awal tahun 2010 hingga awal tahun 2011TKA s.d. TKZ
Jakarta Pusat (P)Pertengahan tahun 2010 hingga akhir tahun 2011PKA s.d. PKZ
Jakarta Utara (U)Pertengahan tahun 2010 hingga pertengahan tahun 2011UKA s.d. UKZ
Jakarta Selatan (S)Awal tahun 2010 hingga awal tahun 2011SKA s.d. SKZ
Jakarta Barat (B)Awal tahun 2010 hingga awal tahun 2011BKA s.d. BKZ
Kabupaten Bekasi (F)Awal tahun 2012 hingga awal tahun 2014FKA s.d. FKZ
Kota Bekasi (K)Awal tahun 2011 hingga akhir tahun 2012KKA s.d. KKZ
Kota Depok (E)Pertengahan tahun 2012 hingga akhir tahun 2014EKA s.d. EKZ
Kabupaten Tangerang (N)Pertengahan tahun 2011 hingga awal tahun 2014NKA s.d. NKZ
Kota Tangerang Selatan (W)Awal tahun 2013 hingga pertengahan tahun 2015WKA s.d. WKZ
Kota Tangerang (C)Awal tahun 2013 hingga awal tahun 2016CKA s.d. CKZ
Kota Tangerang (V)Akhir tahun 2014 hingga sekarangVKA s.d. VK...
Kabupaten Tangerang (G)Akhir tahun 2014 hingga pertengahan tahun 2016GKA s.d. GKR
Kota Depok (Z)Pertengahan tahun 2016 hingga sekarangZKA s.d. ZK...
O (Pada font tampil seperti huruf Ø)Jakarta Timur (T)Awal tahun 2011 hingga awal tahun 2012TOA s.d. TOZ
Jakarta Barat (B)Awal tahun 2011 hingga awal tahun 2012BOA s.d. BOZ
Jakarta Selatan (S)Awal tahun 2011 hingga awal tahun 2012SOA s.d. SOZ
Jakarta Utara (U)Pertengahan tahun 2011 hingga akhir tahun 2012UOA s.d. UOZ
Jakarta Pusat (P)Akhir tahun 2011 hingga awal tahun 2013POA s.d. POZ
Kabupaten Bekasi (F)Awal tahun 2014 hingga pertengahan tahun 2015FOA s.d. FOZ
Kota Bekasi (K)Akhir tahun 2012 hingga akhir tahun 2013KOA s.d. KOZ
Kabupaten Tangerang (N)Awal tahun 2014 hingga sekarangNOA s.d. NO...
Kota Depok (E)Akhir tahun 2014 hingga sekarangEOA s.d. EO...
Kota Tangerang Selatan (W)Pertengahan tahun 2015 hingga sekarangWOA s.d. WO...
Kota Tangerang (C)Awal tahun 2016 hingga sekarangCOA s.d. CO...
ZJakarta Timur (T)Awal tahun 2012 hingga awal tahun 2013TZA s.d. TZZ
Jakarta Barat (B)Awal tahun 2012 hingga akhir tahun 2012BZA s.d. BZZ
Jakarta Selatan (S)Awal tahun 2012 hingga akhir tahun 2012SZA s.d. SZX
Jakarta Utara (U)Akhir tahun 2012 hingga akhir tahun 2013UZA s.d. UZZ
Jakarta Pusat (P)Awal tahun 2013 hingga awal tahun 2014PZA s.d. PZZ
Kota Bekasi (K)Akhir tahun 2013 hingga akhir tahun 2014KZA s.d. KZZ
RJakarta Timur (T)Awal tahun 2013 hingga awal tahun 2014TRA s.d. TRZ
Jakarta Barat (B)Akhir tahun 2012 hingga akhir tahun 2013BRA s.d. BRZ
Jakarta Selatan (S)Akhir tahun 2012 hingga pertengahan tahun 2013SRA s.d. SRZ
Jakarta Utara (U)Akhir tahun 2013 hingga akhir tahun 2014URA s.d. URZ
Jakarta Pusat (P)Awal tahun 2014 hingga pertengahan tahun 2015PRA s.d. PRZ
Kabupaten Bekasi (F)Pertengahan tahun 2015 hingga sekarangFRA s.d. FR...
Kota Bekasi (K)Akhir tahun 2014 hingga awal tahun 2016KRA s.d. KRZ
YJakarta Utara (U)Akhir tahun 2014 hingga awal tahun 2016UYA s.d. UYZ
Jakarta Timur (T)Awal tahun 2014 hingga akhir tahun 2014TYA s.d. TYZ
Jakarta Barat (B)Akhir tahun 2013 hingga pertengahan tahun 2014BYA s.d. BYZ
Jakarta Selatan (S)Pertengahan tahun 2013 hingga awal tahun 2014SYA s.d. SYZ
Jakarta Pusat (P)Pertengahan tahun 2015 hingga sekarangPYA s.d. PY...
IJakarta Timur (T)Akhir tahun 2014 hingga pertengahan tahun 2015TIA s.d. TIW, TIY, TIZ
Jakarta Barat (B)Pertengahan tahun 2014 hingga awal tahun 2015BIA s.d. BIW, BIY, BIZ
Jakarta Selatan (S)Awal tahun 2014 hingga awal tahun 2015SIA s.d. SIW, SIY, SIZ
Jakarta Utara (U)Awal tahun 2016 hingga sekarangUIA s.d. UI...
Kota Bekasi (K)Awal tahun 2016 hingga sekarangKIA s.d. KI...
Angka Depan 2 (B 2*** ***)
FJakarta Selatan (S)Awal tahun 2015 hingga akhir tahun 2015SFA s.d. SFZ
Jakarta Barat (B)Awal tahun 2015 hingga awal tahun 2016BFA s.d. BFZ
Jakarta Timur (T)Pertengahan tahun 2015 hingga pertengahan tahun 2016TFA s.d. TFZ
KJakarta Selatan (S)Akhir tahun 2015 hingga pertengahan tahun 2016SKA s.d. SKZ
Jakarta Barat(B)Awal tahun 2016 hingga sekarangBKA s.d. BK...
Jakarta Timur(T)Pertengahan tahun 2016 hingga sekarangTKA s.d. TK...
O (Pada font tampil seperti huruf Ø)Jakarta Selatan (S)Pertengahan tahun 2016 hingga sekarangSOA s.d. SO...
Keterangan:
  • Khusus untuk Jakarta Selatan, setelah SZX tidak lanjut ke SZZ, tetapi langsung ke SRA.
  • Plat nomor mobil Jakarta Selatan adalah plat nomor yang paling cepat habisnya, diikuti oleh Jakarta Barat, setelah itu Jakarta Timur.
  • Khusus untuk Kabupaten Bekasi, setelah FOZ tidak lanjut ke FZA, tetapi langsung ke FRA.
  • Khusus untuk Kota Bekasi, setelah KRZ tidak lanjut ke KYA, tetapi langsung ke KIA.
  • Mulai Mei 2016, Khusus untuk sebagian Kabupaten Tangerang (Balaraja, Sukamulya, Cikupa, Tigaraksa, Curug, Panongan, Legok) (berkode G) resmi menggunakan plat A (Banten) sehubungan dengan bergabungnya wilayah hukum Polresta Tangerang ke Polda Banten. Jadi, subkode G berakhir dengan huruf seri GKR di mobil penumpang (tidak lanjut ke GKS dan seterusnya).
Untuk kendaraan dinas dan operasional pemerintah eselon tinggi seperti menteri dan jajarannya, saat tidak menghadiri acara kenegaraan atau berdinas, maka 3 huruf seri akhir plat akan menggunakan format RF dan huruf pembeda sesuai kategori jabatan. TNKB ini berlaku selama satu tahun. Jika digunakan untuk mengikuti acara kenegaraan atau berdinas, maka plat akan diubah menjadi RI-XX. Contoh: B 1234 RFS → Mobil tersebut adalah mobil dinas atau operasional kementerian eselon tinggi. Plat nomor dengan huruf seri RF... merupakan plat nomor rahasia yang berlaku selama satu tahun.

Kode nomor polisi

Kewilayahan


Peta letak plat nomor
Kode wilayah pendaftaran kendaraan bermotor ditetapkan oleh Peraturan Kapolri Nomor Polisi 5 Tahun 2012.
HurufWilayahGambar
Sumatera
BASumatera Barat:
Kota Padang (BA - A*/B*/O*/Q*/R*), Kabupaten Lima Puluh Kota (BA - C*/X*), Kabupaten Pasaman (BA - D*), Kabupaten Tanah Datar (BA - E*), Kabupaten Padang Pariaman (BA - F*), Kabupaten Pesisir Selatan (BA - G*/I*), Kabupaten Solok (BA - H*), Kota Sawahlunto (BA - J*),Kabupaten Sijunjung (BA - K*), Kota Bukittinggi (BA - L*), Kota Payakumbuh (BA - M*), Kota Padang Panjang (BA - N*), Kota Solok (BA - P*),Kabupaten Pasaman Barat (BA - S*), Kabupaten Agam (BA - T*/Z*), Kabupaten Kepulauan Mentawai (BA - U*), Kabupaten Dharmasraya(BA - V*), Kota Pariaman (BA - W*), Kabupaten Solok Selatan (BA - Y*)
BBSumatera Utara bagian Barat (pesisir Barat):
Kota Sibolga (BB - A*/L*/M*), Kabupaten Tapanuli Utara (BB - B*), Kabupaten Samosir (BB - C*), Kabupaten Humbang Hasundutan (BB - D*), Kabupaten Toba Samosir (BB - E*), Kota Padang Sidempuan (BB - F*/H*), Kabupaten Tapanuli Selatan (BB - G*), Kabupaten Padang Lawas (BB - J*), Kabupaten Padang Lawas Utara (BB - K*), Kabupaten Tapanuli Tengah (BB - N*), Kabupaten Nias Utara (BB - Q*),Kabupaten Mandailing Natal (BB - R*), Kota Gunungsitoli (BB - T*), Kabupaten Nias Barat (BB - U*), Kabupaten Nias (BB - V*), Kabupaten Nias Selatan (BB - W*), Kabupaten Dairi (BB - Y*), Kabupaten Pakpak Bharat (BB - Z*)
BDBengkulu:
Kota Bengkulu (BD - A*/C*/E*/L*), Kabupaten Bengkulu Selatan (BD - B*/M*), Kabupaten Bengkulu Utara (BD - D*/S*), Kabupaten Kepahiang(BD - G*), Kabupaten Lebong (BD - H*), Kabupaten Rejang Lebong (BD - K*), Kabupaten Muko Muko (BD - N*), Kabupaten Seluma (BD - P*), Kabupaten Kaur (BD - W*), Kabupaten Bengkulu Tengah (BD - Y*)
BELampung:
Kota Bandar Lampung (BE - A*/B*/C*/Y*), Kabupaten Lampung Selatan (BE - D*/E*), Kota Metro (BE - F*), Kabupaten Lampung Tengah (BE - G*/H*), Kabupaten Lampung Utara (BE - J*/K*), Kabupaten Mesuji (BE - L*), Kabupaten Lampung Barat (BE - M*), Kabupaten Lampung Timur (BE - N*/P*), Kabupaten Tulang Bawang Barat (BE - Q*), Kabupaten Pesawaran (BE - R*), Kabupaten Tulang Bawang (BE - S*/T*),Kabupaten Tanggamus (BE - U*), Kabupaten Pringsewu (BE - V*), Kabupaten Way Kanan (BE - W*), Kabupaten Pesisir Barat (BE - X*)
Plat BE5804CJ.jpg
BGSumatera Selatan:
Kota Palembang (BG - A**/I*/L**/M*/N*/P*/Q*/R*/U*/X*/Z*), Kabupaten Musi Banyuasin (BG - B**), Kota Prabumulih (BG - C**), Kabupaten Muara Enim (BG - D**), Kabupaten Lahat (BG - E**), Kabupaten Ogan Komering Ulu (BG - F**), Kabupaten Musi Rawas (BG - G**), Kota Lubuk Linggau (BG - H**), Kabupaten Banyuasin (BG - J**), Kabupaten Ogan Komering Ilir (BG - K**), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (BG - O**), Kabupaten Empat Lawang (BG - S**), Kabupaten Ogan Ilir (BG - T**), Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (BG - V**),Kota Pagaralam (BG - W**), Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (BG - Y**)
BHJambi:
Kota Jambi (BH - A*/H*/L*/M*/N*/Q*/Y*), Kabupaten Batanghari (BH - B*), Kabupaten Tebo (BH - C*/W*), Kabupaten Kerinci (BH - D*),Kabupaten Tanjung Jabung Barat (BH - E*), Kabupaten Merangin (BH - F*/P*), Kabupaten Muaro Jambi (BH - G*/V*/Z*), Kabupaten Bungo(BH - K*/U*), Kota Sungai Penuh (BH - R*), Kabupaten Sarolangun (BH - S*), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (BH - T*),
BKSumatera Utara bagian Timur (pesisir Timur):
Kota Medan (BK - A**/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/K*/L**), Kabupaten Labuhanbatu Utara (BK - J**), Kabupaten Deli Serdang (BK - M**), Kota Tebing Tinggi (BK - N**), Kabupaten Batubara (BK - O**), Kabupaten Langkat (BK - P**), Kota Tanjung Balai (BK - Q**), Kota Binjai (BK - R**), Kabupaten Karo (BK - S**), Kabupaten Simalungun (BK - T**/U*), Kabupaten Asahan (BK - V**), Kota Pematang Siantar (BK - W**),Kabupaten Serdang Bedagai (BK - X**), Kabupaten Labuhanbatu (BK - Y**), Kabupaten Labuhanbatu Selatan (BK - Z**)
BLAceh:
Kota Banda Aceh (BL - A**/J*/L**), Kabupaten Aceh Besar (BL - B*), Kabupaten Aceh Barat Daya (BL - C*), Kabupaten Aceh Timur (BL - D**), Kabupaten Aceh Barat (BL - E**), Kota Langsa (BL - F*), Kabupaten Aceh Tengah (BL - G*), Kabupaten Gayo Lues (BL - H*), Kota Subulussalam (BL - I*), Kabupaten Aceh Utara (BL - K*/Q*), Kota Sabang (BL - M*), Kota Lhokseumawe (BL - N**), Kabupaten Pidie Jaya(BL - O*), Kabupaten Pidie (BL - P**), Kabupaten Aceh Singkil (BL - R*), Kabupaten Simeulue (BL - S*), Kabupaten Aceh Selatan (BL - T*),Kabupaten Aceh Tamiang (BL - U*), Kabupaten Nagan Raya (BL - V*), Kabupaten Aceh Jaya (BL - W*), Kabupaten Aceh Tenggara (BL - X*), Kabupaten Bener Meriah (BL - Y*), Kabupaten Bireuen (BL - Z**)
BMRiau:
Kota Pekanbaru (BM - A*/J*/L*/N*/Q*/T*), Kabupaten Indragiri Hulu (BM - B*/V*), Kabupaten Pelalawan (BM - C*/I*), Kabupaten Bengkalis(BM - D*/E*), Kabupaten Kampar (BM - F*/O*/Z*), Kabupaten Indragiri Hilir (BM - G*), Kota Dumai (BM - H*/R*), Kabupaten Kuantan Singingi(BM - K*/X*), Kabupaten Rokan Hulu (BM - M*/U*), Kabupaten Rokan Hilir (BM - P*/W*), Kabupaten Siak (BM - S*/Y*), Kabupaten Kepulauan Meranti (BM - X*)
BNKepulauan Bangka Belitung:
Kota Pangkal Pinang (BN - A*/L*), Kabupaten Bangka (BN - B*), Kabupaten Bangka Tengah (BN - C*), Kabupaten Bangka Barat (BN - D*),Kabupaten Bangka Selatan (BN - E*), Kabupaten Belitung (BN - F*), Kabupaten Belitung Timur (BN - G*)
BPKepulauan Riau:
Kota Tanjung Pinang (BP - A*/L*/T*) Kabupaten Bintan (BP - B*), Kota Batam (BP - C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/M*/P*/Q*/R*/Z*), Kabupaten Karimun (BP - K*), Kabupaten Natuna (BP - N*), Kabupaten Lingga (BP - O*), Kabupaten Kepulauan Anambas (BP - S*),
Bphondahrv.png
Catatan:
  • Untuk plat nomor Lampung, penggunaan angka 1-2999 digunakan untuk mobil penumpang.
  • Untuk plat nomor Bengkulu, kendaraan dinas menggunakan tanda *Y dan sebagian lainnya *Z dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.
  • Untuk plat nomor Jambi, kendaraan dinas menggunakan tanda *Z dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.
  • Untuk plat nomor Sumbar, Riau dan Jambi, kendaraan angkutan umum menggunakan tanda *O dan *U dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.
  • Semua plat nomor Provinsi di Sumatera, Mutasi menggunakan tanda L* dengan tanda (*) kecuali Sumatera Barat menggunakan Tanda R* dengan tanda (*) dan Lampung menggunakan Tanda Y* dengan Tanda (*).
  • Mulai Januari 2013, Provinsi Aceh menggunakan tiga huruf di belakang, contohnya: BL 4635 AAL (Asal Banda Aceh). Dua huruf belakang sebelum waktu ini tetap masih berlaku.
  • Untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, X itu dimulai dari XA sampai XJ, sementara kalau Kabupaten Kuantan Singingi, X itu dimulai dari XK sampai XZ.
Jawa
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat
ABanten (sebelumnya Karesidenan Banten):
Kota Serang (A - A*/B*/C*/D*), Kabupaten Serang (A - E*/F*/G*/H*/I*), Kabupaten Pandeglang (A - J*/K*/L*/M*), Kabupaten Lebak (A - N*/O*/P*/Q*), Kota Cilegon (A - R*/S*/T*/U*/V*), Kabupaten Tangerang (A - W*/X*/Y*/Z*)
BJabodetabekminus Bogor:
Kota Administrasi Jakarta Pusat (B - A**/P**), Kota Administrasi Jakarta Barat (B - B**), Kota Tangerang (B - C**/V**), Kota Depok (B - E**/Z**), Kabupaten Bekasi (B - F**/Q**), Kabupaten Tangerang (B - G**/N**), Kota Bekasi (B - K**/Y**), Kota Administrasi Jakarta Selatan (B - S**), Kota Administrasi Jakarta Timur (B - T**), Kota Administrasi Jakarta Utara (B - U**), Kota Tangerang Selatan (B - W**)
Current vehicle plate number design of Indonesia.jpg
Deks Karesidenan Parahyangan barat:
Kota Bandung (D - A**/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/R*), Kota Cimahi (D - S**/T*), Kabupaten Bandung Barat (D - U**/W*/X*),Kabupaten Bandung (D - V**/Y*/Z*)
Eeks Karesidenan Cirebon:
Kota Cirebon (E - A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*), Kabupaten Cirebon (E - H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*), Kabupaten Indramayu (E - P**/Q*/R*/S*/T*),Kabupaten Majalengka (E - U*/V*/W*/X*), Kabupaten Kuningan (E - Y**/Z*)
Feks Karesidenan Bogor:
Kota Bogor (F - A*/B*/C*/D*/E*), Kabupaten Bogor (F - F**/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/R*), Kabupaten Sukabumi (F - Q*/U**/V*), Kota Sukabumi (F - S*/T*), Kabupaten Cianjur (F - W*/X*/Y*/Z*)
Teks Karesidenan Karawang:
Kabupaten Purwakarta (T - A*/B*/C*), Kabupaten Karawang (T - D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*), sebagian Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Subang (T - T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)
Zeks Karesidenan Parahyangan timur:
Kabupaten Sumedang (Z - A*/B*/C*), Kabupaten Garut (Z - D*/E*/F*/G*), Kota Tasikmalaya (Z - H*/I*/J*), Kabupaten Tasikmalaya (Z - K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*), Kabupaten Ciamis (Z - T*/U*/V*), Kabupaten Pangandaran (Z - W*), Kota Banjar (Z - X*/Y*/Z*)
Catatan:
  • Mulai Maret 2015, Kabupaten Kuningan (E - Y**) menggunakan tiga huruf di belakang. Dua huruf belakang sebelum waktu ini masih tetap berlaku.
  • Mulai Agustus 2015, Kabupaten Sukabumi (F - U**) menggunakan tiga huruf di belakang. Dua huruf belakang sebelum waktu ini masih tetap berlaku.
  • Mulai Oktober 2015, Kabupaten Indramayu (E - P**) menggunakan tiga huruf di belakang. Dua huruf belakang sebelum waktu ini masih tetap berlaku.
  • Mulai Maret 2016, Kabupaten Bogor (F - F**) menggunakan tiga huruf di belakang. Dua huruf belakang sebelum waktu ini masih tetap berlaku.
  • Mulai Mei 2016, Kabupaten Tangerang resmi menggunakan plat A (sebelumnya plat B) sehubungan dengan bergabungnya wilayah hukum Polresta Tangerang ke Polda Banten.
  • Mulai Juni 2016, Polda Banten menggunakan tiga huruf di belakang untuk bus, truk, mobil, dan sepeda motor yang seperti di Jabodetabek dan sekitarnya.
Contoh:
  • E 5362 YAN adalah plat nomor motor baru sejak Maret 2015 di Kabupaten Kuningan.
  • F 5647 UAB adalah plat nomor motor baru sejak Agustus 2015 di Kabupaten Sukabumi.
  • E 4592 PAV adalah plat nomor motor baru sejak Oktober 2015 di Kabupaten Indramayu.
  • F 6130 FAC adalah plat nomor motor baru sejak Maret 2016 di Kabupaten Bogor.
Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
Geks Karesidenan Pekalongan:
Kota Pekalongan (G - *A/*H/*S), Kabupaten Pekalongan (G - *B/*K/*O/*T), Kabupaten Batang (G - *C/*L/*V/*X), Kabupaten Pemalang (G - *D/*I/*M/*W), Kota Tegal (G - *E/*N/*Y), Kabupaten Tegal (G - *F/*P/*Q/*Z), Kabupaten Brebes (G - *G/*J/*R/*U)
Heks Karesidenan Semarang:
Kota Semarang (H - **A/*F/*G/*H/*P/*Q/*R/*S/*W/*X/*Y/*Z), Kota Salatiga (H - **B/*K/*O/*T), Kabupaten Semarang (H - **C/*I/*L/*V),Kabupaten Kendal (H - **D/*M/*U), Kabupaten Demak (H - **E/*J/*N)
Keks Karesidenan Pati:
Kabupaten Pati (K - *A/*G/*H/*S/*U), Kabupaten Kudus (K - *B/*K/*O/*R/*T), Kabupaten Jepara (K - *C/*L/*Q/*V), Kabupaten Rembang (K - *D/*I/*M/*W), Kabupaten Blora (K - *E/*N/*X/*Y), Kabupaten Grobogan (K - *F/*J/*P/*Z)
Reks Karesidenan Banyumas:
Kabupaten Banyumas (R - *A/*E/*G/*H/*J/*S/*X), Kabupaten Cilacap (R - *B/*F/*K/*N/*P/*R/*T), Kabupaten Purbalingga (R - *C/*L/*Q/*U/*V/*Z), Kabupaten Banjarnegara (R - *D/*I/*M/*O/*W/*Y)
AAeks Karesidenan Kedu:
Kota Magelang (AA - *A/*H/*S/*U), Kabupaten Magelang (AA - *B/*G/*K/*O/*T), Kabupaten Purworejo (AA - *C/*L/*Q/*V), Kabupaten Kebumen (AA - *D/*J/*M/*W), Kabupaten Temanggung (AA - *E/*N/*Y), Kabupaten Wonosobo (AA - *F/*P/*Z)
ABDI Yogyakarta (sebelumnya Karesidenan Yogyakarta):
Kota Yogyakarta (AB - *A/*F/*H/*I/*S), Kabupaten Bantul (AB - *B/*G/*J/*K/*T), Kabupaten Kulon Progo (AB - *C/*L/*P/*V), Kabupaten Gunung Kidul (AB - *D/*M/*W), Kabupaten Sleman (AB - *E/*N/*Q/*U/*Y/*Z)
Example design of vehicle license plate of Yogyakarta (September 2013).JPG
ADeks Karesidenan Surakarta:
Kota Surakarta (AD - **A/*H/*S/*U), Kabupaten Sukoharjo (AD - **B/*K/*O/*T), Kabupaten Klaten (AD - **C/*L/*J/*Q/*V), Kabupaten Boyolali(AD - **D/*M/*W), Kabupaten Sragen (AD - **E/*N/*Y), Kabupaten Karanganyar (AD - **F/*P/*Z), Kabupaten Wonogiri (AD - **G/*I/*R)
Catatan:
  • Untuk plat nomor Jateng, penggunaan angka 1000-1999 selalu digunakan untuk truk, angkutan barang, angkutan umum dan bus. Untuk mobil penumpang selalu menggunakan angka 1-999 dan 7000-9499, Untuk sepeda motor selalu menggunakan angka 2000-6999 dan plat merah selalu menggunakan angka 9500-9999
  • Huruf paling belakang pada plat-plat nomor Jateng dan DIY merupakan kode registrasi.
  • Yang menjadi unik dari AB adalah penggunaan angka 2000-2999 untuk sepeda motor dan bus, 7000-7999 untuk bus dan mobil, 8000-8999 untuk truk, pickup, dan mobil.
Contoh:
  • AB 1234 JN adalah plat nomor asal Kabupaten Sleman.
  • H 8961 MU adalah plat nomor asal Kabupaten Kendal.
  • AD 9123 KT adalah plat nomor asal Kabupaten Sukoharjo.
  • AA 8544 PZ adalah plat nomor asal Kabupaten Wonosobo.
  • K 7835 NY adalah plat nomor asal Kabupaten Blora.
  • G 3089 MW adalah plat nomor asal Kabupaten Pemalang.
  • R 4059 LV adalah plat nomor asal Kabupaten Purbalingga.
Jawa Timur
LKota Surabaya (Kode nomor polisi L adalah satu-satunya kode nomor polisi yang hanya dimiliki oleh satu daerah setingkat kota/kabupaten)
Meks Karesidenan Madura:
Kabupaten Pamekasan (M - A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*), Kabupaten Bangkalan (M - H*/I*/J*/K*/L*/M*/N*), Kabupaten Sampang (M - O*/P*/Q*/R*/S*/T*), Kabupaten Sumenep (M - U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)
Neks Karesidenan Malang:
Kota Malang (N - A**/B*/C*/E*), Kabupaten Malang (N - D**/F*/G*/H*/I*/J*), Kota Batu (N - K**/L*), Kabupate Probolinggo (N - M**/N*/P*),Kota Probolinggo (N - Q**/R*/S*), Kabupaten Pasuruan (N - O*/T**/W*), Kota Pasuruan (N - V**/X*), Kabupaten Lumajang (N - U**/Y*/Z*)
Cemoro-Lawang Indonesia Motocycle-plate-01.jpg
Peks Karesidenan Besuki:
Kabupaten Bondowoso (P - A*/B*/C*/D*), Kabupaten Situbondo (P - E*/F*/G*/H*/I*/J*), Kabupaten Jember (P - K*/L*/M*/N*/O*/P*/Q*/R*/S*/T*), Kabupaten Banyuwangi (P - U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)
Plat P5739PO.jpg
Seks Karesidenan Bojonegoro (ditambah Mojokerto dan Jombang):
Kabupaten Bojonegoro (S - A*/B*/C*/D*), Kabupaten Tuban (S - E*/F*/G*/H*), Kabupaten Lamongan (S - I*/J*/K*/L*), Kabupaten Mojokerto(S - M*/N*/O*/P*/Q*/R*), Kota Mojokerto (S - S*/T*/U*/V*[7]), Kabupaten Jombang (S - W*/X*/Y*/Z*)[7]
Weks Karesidenan Surabaya (tidak termasuk Kota Surabaya):
Kabupaten Gresik (W - A*/B*/C*/D*/E*/F*/G*/H*/I*/J*/K*/L*/M*), Kabupaten Sidoarjo (W - N*/O*/P*/Q*/R*/S*/T*/U*/V*/W*/X*/Y*/Z*)
AEeks Karesidenan Madiun:
Kota Madiun (AE - A*/B*/C*), Kabupaten Madiun (AE - D*/E*/F*/G*), Kabupaten Ngawi (AE - H*/I*/J*/K*/L*), Kabupaten Magetan (AE - M*/N*/O*/P*/Q*/R*), Kabupaten Ponorogo (AE - S*/T*/U*/V*), Kabupaten Pacitan (AE - W*/X*/Y*/Z*)
AGeks Karesidenan Kediri:
Kota Kediri (AG - A**/B*/C*), Kabupaten Kediri (AG - D**/E*/F*/G*/H*/J*), Kabupaten Blitar (AG - I*/K**/L*/M*/N*), Kabupaten Tulungagung(AG - O*/R**/S*/T*), Kota Blitar (AG - P**/Q*), Kabupaten Nganjuk (AG - U**/V*/W*/X*), Kabupaten Trenggalek (AG - Y**/Z*)
Catatan:
  • Untuk plat warna dasar kuning (angkutan umum), daerah Jawa Timur menggunakan format huruf belakang U*. Sedangkan untuk kendaraan dinas menggunakan tanda *P dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.
  • Untuk plat Jatim, penggunaan angka 1-1999 selalu digunakan untuk mobil penumpang, angka 7000-7999 untuk bus, dan angka 8000-9999 untuk truk dan pickup.
  • Untuk angkutan kota di Sidoarjo menggunakan angka 7000-7999 diikuti dengan U* (* = N - Z)
  • Beberapa daerah menggunakan *P baik pada kendaraan pribadi maupun dinas, contohnya Gresik yang menggunakan *P (kecuali AP) untuk pendaftaran sepeda motor
  • Untuk mobil dengan plat hitam, penggunaan U* diperbolehkan hanya dari angka 1 - 299, contohnya: W 5 U*
  • U* juga dipakai untuk pendaftaran sepeda motor di Kabupaten Nganjuk (AG 2xxx-6xxx U*) dan Kabupaten Pasuruan (N 2xxx-6xxx U*)
  • Untuk plat merah berkode L, L xxxx AP, BP, GP, JP adalah kendaraan milik Pemprov Jawa Timur, sedangkan L xxxx NP, PP, RP, SP, TP, VP adalah kendaraan milik Pemkot Surabaya
  • Ada beberapa taksi di Sidoarjo yang memakai plat W xxxx NX, bukan W xxxx U* (taksi di Sidoarjo memakai 300-1999)
Contoh:
  • N 1435 UK adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kota Batu.
  • S 1207 UW adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kabupaten Jombang.
  • AG 1782 UY adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kabupaten Trenggalek.
  • P 1987 UE adalah plat nomor angkutan umum wilayah Kabupaten Situbondo.
  • AE 1536 MP adalah plat nomor dinas wilayah Kabupaten Magetan.
  • M 1126 AP adalah plat nomor dinas wilayah Kabupaten Pamekasan.
  • W 1384 NP adalah plat nomor dinas wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Bali dan Nusa Tenggara
DHNTT (Pulau Timor):
Kabupaten/Kota Kupang (DH - A*/B*/C*), Kabupaten Timor Tengah Utara (DH - D*), Kabupaten Timor Tengah Selatan (DH - E*), Kabupaten Alor (DH - F*), Kabupaten Belu (DH - G*), Kabupaten Rote Ndao (DH - U*)
DKBali:
Kota Denpasar (DK - A*/B*/C*/D*/E*/I*/Q*/X*), Kabupaten Badung (DK - F*/J*/O*), Kabupaten Tabanan (DK - G*/H*), Kabupaten Gianyar (DK - K*/L*), Kabupaten Klungkung (DK - M*/N*), Kabupaten Bangli (DK - P*/R*), Kabupaten Karangasem (DK - S*/T*), Kabupaten Buleleng (DK - U*/V*), Kabupaten Jembrana (DK - W*/Z*)
License plate from Indonesia.jpg
DRNTB (Pulau Lombok):
Kota Mataram (DR - A*/B*/C*/D*/E*), Kabupaten Lombok Barat (DR - H*/J*/K*), Kabupaten Lombok Timur (DR - L*), Kabupaten Lombok Tengah (DR - S*)
EANTB (Pulau Sumbawa):
Kabupaten Sumbawa (EA - A*), Kabupaten Sumbawa Barat (EA - H*), Kabupaten Dompu (EA - R*), Kota Bima (EA - S*), Kabupaten Bima(EA - X*/Y*)
EBNTT (Pulau Flores dan kepulauan):
Kabupaten Ende (EB - A*), Kabupaten Sikka (EB - B*), Kabupaten Ngada (EB - C*), Kabupaten Flores Timur (EB - D*), Kabupaten Manggarai Barat (EB - E*), Kabupaten Lembata (EB - F*), Kabupaten Manggarai (EB - G*)
EDNTT (Pulau Sumba):
Kabupaten Sumba Barat (ED - A*), Kabupaten Sumba Timur (ED - B*)
Catatan:
  • Untuk plat nomor Bali, penggunaan angka 2000-8999 digunakan untuk sepeda motor. Untuk bus selalu menggunakan angka 9000-9999. Untuk truk selalu menggunakan angka 8000-9999, serta 1000-1999 dan 9000-9999 digunakan untuk mobil pick up.
Kalimantan
DAKalimantan Selatan:
Kota Banjarmasin (DA - A**/C*/I*/J*/N*/O*/S*/T**/V*/W*/X*), Kabupaten Banjar (DA - B**/Q*), Kabupaten Hulu Sungai Selatan (DA - D**),Kabupaten Hulu Sungai Tengah (DA - E**), Kabupaten Hulu Sungai Utara (DA - F**), Kabupaten Kota Baru (DA - G**), Kabupaten Tabalong(DA - H**/U*), Kabupaten Tapin (DA - K**), Kabupaten Tanah Laut (DA - L**), Kabupaten Barito Kuala (DA - M*), Kota Banjarbaru (DA - P**/R*), Kabupaten Balangan (DA - Y*), Kabupaten Tanah Bumbu (DA - Z**)
KBKalimantan Barat:
Kota Pontianak (KB - A*/Q*/S*/W*), Kabupaten Mempawah (KB - B*), Kota Singkawang (KB - C*), Kabupaten Sanggau (KB - D*), Kabupaten Sintang (KB - E*), Kabupaten Kapuas Hulu (KB - F*), Kabupaten Ketapang (KB - G*), Kabupaten Melawi (KB - H*), Kabupaten Bengkayang(KB - K*), Kabupaten Landak (KB - L*), Kabupaten Kubu Raya (KB - M*), Kabupaten Sambas (KB - P*), Kabupaten Sekadau (KB - V*),Kabupaten Kayong Utara (KB - Z*)
KHKalimantan Tengah:
Kota Palangkaraya (KH - A*/T*), Kabupaten Kapuas (KH - B*), Kabupaten Barito Selatan (KH - D*), Kabupaten Barito Utara (KH - E*),Kabupaten Kotawaringin Timur (KH - F*), Kabupaten Kotawaringin Barat (KH - G*), Kabupaten Gunung Mas (KH - H*), Kabupaten Pulang Pisau (KH - J*), Kabupaten Barito Timur (KH - K*), Kabupaten Murung Raya (KH - M*), Kabupaten Katingan (KH - N*), Kabupaten Seruyan(KH - P*), Kabupaten Lamandau (KH - R*), Kabupaten Sukamara (KH - S*)
KTKalimantan Timur dan Kalimantan Utara:
Kota Balikpapan (KT - A**/K*/L*/Y*/Z*), Kota Samarinda (KT - B**/I*/M*/N*/W*/X*), Kabupaten Kutai Kartanegara (KT - C**/O*/U*), Kota Bontang (KT - D**/Q*), Kabupaten Paser (KT - E**), Kota Tarakan (KT - F**/J*), Kabupaten Berau (KT - G**), Kabupaten Bulungan (KT - H**), Kabupaten Kutai Barat (KT - P**), Kabupaten Kutai Timur (KT - R**), Kabupaten Nunukan (KT - S**), Kabupaten Malinau (KT - T*),Kabupaten Penajam Paser Utara (KT - V*)
Catatan:
  • Untuk plat nomor Kalimantan Selatan, penggunaan angka 1000-1999 digunakan untuk truk, 9000-9999 digunakan untuk mobil pick up, 2000-2999 dan 9000-9999 digunakan untuk bus. Untuk mobil penumpang selalu menggunakan angka 1-999 dan 7000-8999.
  • Untuk plat nomor Kalimantan Timur, penggunaan angka 7000-7999 dan 9000-9999 digunakan untuk bus. Ada juga plat mobil yang menggunakan kode tertentu (tidak mengikuti kode-kode registrasi di Kaltim): Polri (KT - PR), Instansi Pemerintahan (KT - SR), TNI (KT - TR), Pemprov Kalimantan Utara (KT - HI).
  • DA dipakai di seluruh Kalimantan sebelum pembagian provinsi.
  • Untuk Kalimantan Selatan, kendaraan yang dimutasi menggunakan kode T* dengan (*) sebagai kode wilayah registrasi. Contohnya: DA 8326 TMS adalah plat nomor kendaraan mutasi dari Kabupaten Barito Kuala.
Sulawesi
DBSulawesi Utara (Daratan):
Kota Manado (DB - A*/L*/M*/R*), Kabupaten Minahasa (DB - B*), Kota Bitung (DB - C*), Kabupaten Bolaang Mongondow (DB - D*),Kabupaten Minahasa Selatan (DB - E*), Kabupaten Minahasa Utara (DB - F*), Kota Tomohon (DB - G*), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (DB - H*), Kabupaten Minahasa Tenggara (DB - J*), Kota Kotamobagu (DB - K*), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (DB - N*),Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (DB - P*)
DCSulawesi Barat:
Kabupaten Mamuju (DC - *A), Kabupaten Majene (DC - *B), Kabupaten Polewali Mandar (DC - *C/C*), Kabupaten Mamasa (DC - *D),Kabupaten Mamuju Utara (DC - *E)
DDSulawesi Selatan (bagian selatan):
Kota Makassar (DD - A*/K*), Kabupaten Gowa (DD - B*/L*), Kabupaten Takalar (DD - C*), Kabupaten Maros (DD - D*), Kabupaten Pangkajene Kepulauan (DD - E*), Kabupaten Bantaeng (DD - F*), Kabupaten Jeneponto (DD - G*), Kabupaten Bulukumba (DD - H*),Kabupaten Selayar (DD - J*)
DLSulawesi Utara (Kepulauan):
Kabupaten Kepulauan Sangihe (DL - A*), Kabupaten Kepulauan Talaud (DL - B*), Kabupaten Kepulauan Sitaro (DL - C*)
DMGorontalo:
Kota Gorontalo (DM - A*), Kabupaten Gorontalo (DM - B*), Kabupaten Boalemo (DM - C*), Kabupaten Pohuwato (DM - D*), Kabupaten Bone Bolango (DM - E*), Kabupaten Gorontalo Utara (DM - F*)
DNSulawesi Tengah:
Kota Palu (DN - A*/V*/Y*), Kabupaten Donggala (DN - B*), Kabupaten Banggai (DN - C*/R*), Kabupaten Toli-Toli (DN - D*), Kabupaten Poso(DN - E*), Kabupaten Buol (DN - F*), Kabupaten Morowali (DN - G*), Kabupaten Banggai Kepulauan (DN - H*), Kabupaten Parigi Moutong(DN - J*/K*), Kabupaten Tojo Una-Una (DN - L*), Kabupaten Sigi (DN - M*), Kabupaten Banggai Laut (DN - Q*), Kabupaten Morowali Utara(DN - U*)
DPSulawesi Selatan (bagian utara):
Kota Parepare (DP - A*), Kabupaten Barru (DP - B*), Kabupaten Sidenreng Rappang (DP - C*/M*), Kabupaten Pinrang (DP - D*/R*), Kota Palopo (DP - E*), Kabupaten Luwu (DP - F*), Kabupaten Luwu Timur (DP - G*), Kabupaten Luwu Utara (DP - H*), Kabupaten Enrekang (DP - I*), Kabupaten Tana Toraja (DP - J*), Kabupaten Toraja Utara (DP - K*)
DTSulawesi Tenggara:
Kabupaten Konawe (DT - *A), Kabupaten Kolaka Utara (DT - *B), Kabupaten Wakatobi (DT - *C), Kabupaten Muna (DT - *D), Kota Kendari(DT - *E), Kabupaten Buton Utara (DT - *F), Kabupaten Buton (DT - *G), Kabupaten Konawe Selatan (DT - *H), Kabupaten Kolaka (DT - *J),Kabupaten Bombana (DT - *K), Kabupaten Konawe Utara (DT - *M)
DWSulawesi Selatan (bagian tengah):
Kabupaten Bone (DW - A*), Kabupaten Wajo (DW - B*), Kabupaten Soppeng (DW - C*/Y*), Kabupaten Sinjai (DW - D*/Z*)
Catatan:
  • Untuk plat nomor Sulut, penggunaan angka 1-4999 digunakan untuk mobil penumpang. Untuk sepeda motor selalu menggunakan angka 2000-6999 dan 9000-9999.
  • Untuk plat nomor Sultra, kendaraan angkutan umum menggunakan tanda U* (seperti Jatim) dengan tanda (*) menunjukkan kode wilayah registrasi.
Maluku dan Papua
DEMaluku:
Kota Ambon (DE - A*), Kabupaten Maluku Tengah (DE - B*), Kabupaten Buru (DE - D*), Kabupaten Maluku Tenggara (DE - E*), Kabupaten Buru Selatan (DE - F*), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (DE - J*), Kabupaten Maluku Barat Daya (DE - K*), Kabupaten Seram Bagian Timur (DE - L*), Kabupaten Kepulauan Aru (DE - N*), Kabupaten Seram Bagian Barat (DE - O*), Kota Tual (DE - T*)
DGMaluku Utara:
Kota Ternate (DG - A*), Kota Tidore Kepulauan (DG - B*), Kabupaten Halmahera Timur (DG - D*), Kabupaten Kepulauan Sula (DG - E*),Kabupaten Halmahera Selatan (DG - K*), Kabupaten Halmahera Tengah (DG - L*), Kabupaten Halmahera Barat (DG - M*), Kabupaten Halmahera Utara (DG - N*), Kabupaten Pulau Morotai (DG - U*)
PAPapua:
Kota Jayapura (PA - A*), Kabupaten Jayawijaya (PA - B*), Kabupaten Paniai (PA - C*), Kabupaten Mimika (PA - D*), Kabupaten Nabire (PA - E*), Kabupaten Merauke (PA - G*), Kabupaten Jayapura (PA - J*), Kabupaten Biak Numfor (PA - K*), Kabupaten Kepulauan Yapen (PA - L*), Kabupaten Puncak Jaya (PA - P*)
PBPapua Barat:
Kabupaten Teluk Bintuni (PB - B*), Kabupaten Fakfak (PB - F*), Kabupaten Kaimana (PB - K*), Kabupaten Manokwari (PB - M*), Kota Sorong (PB - S*), Kabupaten Sorong Selatan (PB - T*), Kabupaten Maybrat (PB - V*), Kabupaten Teluk Wondama (PB - W*)
Catatan:
  • Kota/kabupaten yang dicetak miring di Provinsi Papua (pada waktu itu, DS) mulai beralih ke kode baru PB (Papua Barat) setelah Mei 2013.
  • Mulai Juli 2016, kode Provinsi Papua (DS) akan diubah jadi PA.[8]
Tidak digunakan
DFTimor Timur (telah menjadi negara sendiri)
DSPapua (sebelum Juli 2016) dan Papua Barat (sebelum Mei 2013)
Lainnya (tidak bermotor)
BSKota Banjarmasin: Becak (kode ini hanya dimasukkan di akhiran aja, contohnya: 100 BS)
SBKota Surabaya: Becak (warna dasar biru dengan tulisan putih)
YBDI Yogyakarta: Becak
YKDI Yogyakarta: Kusir

Presiden dan pejabat pemerintahan pusat

Mobil dinas pejabat negara memiliki plat nomor khusus. Jika pada saat pejabat tersebut bertugas ke wilayah di luar ibukota RI atau kunjungan dinas ke luar negeri, maka plat nomor tersebut akan dipasangkan pada mobil yang dinaiki oleh pejabat bersangkutan.
Berikut adalah daftar nomor polisi untuk kendaraan pejabat penting di Indonesia:
Catatan: Nomor kendaraan Pejabat Negara / Menteri sering berganti, hal ini disesuaikan dengan jumlah anggota Kabinet. Misalnya pada Kabinet Indonesia Bersatu II (2009-2014) jabatan Sekretaris Kabinet bukan setingkat menteri, sehingga Nomor Kendaraan untuk beberapa menteri berubah. Sebagai contoh saat ini Kepala BIN menggunakan RI 49.

Korps diplomatik dan konsuler

Mobil milik korps diplomatik (Kedutaan besar maupun organisasi internasional) memiliki kode khusus, yakni CD (singkatan dari Corps Diplomatique) atau CC (singkatan dariCorps Consulaire), diikuti dengan angka. Untuk mendapatkan STNK dan BPKB, haruslah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Luar Negeri.
Berikut adalah tabel nomor polisi untuk korps diplomatik di Indonesia:
KodeNegara atau OrganisasiKodeNegara atau OrganisasiKodeNegara atau Organisasi
CD 12 Amerika SerikatCD 50 BulgariaCD 88 Brunei
CD 13 IndiaCD 51 KambojaCD 89Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa UNIC
CD 14 PerancisCD 52 ArgentinaCD 90Pusat Keuangan Internasional (IFC)
CD 15 VatikanCD 53 RumaniaCD 91Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa Administrasi Sementara PBB di Timor Timur(UNTAET)
CD 16 NorwegiaCD 54 YunaniCD 94 Belarus
CD 17 PakistanCD 55 YordaniaCD 96Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIDO)
CD 18 MyanmarCD 56 AustriaCD 97 Palang Merah
CD 19 Republik Rakyat TiongkokCD 57 SuriahCD 98 Maroko
CD 20 SwediaCD 58Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa Badan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa(UNDP)CD 99 Uni Eropa
CD 21 Arab SaudiCD 59 Selandia BaruCD 100 (Sekretariat) Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara
CD 22 ThailandCD 60 BelandaCD 102 Kuwait
CD 23 MesirCD 61 YamanCD 103 Laos
CD 24 PerancisCD 62 Kesatuan Pos Sedunia (UPU)CD 104 Palestina
CD 25 FilipinaCD 63 PortugalCD 105 Kuba
CD 26 AustraliaCD 64 AljazairCD 106 Organisasi Antar-Parlemen ASEAN (AIPO)
CD 27 IrakCD 65 Korea UtaraCD 107 Libya
CD 28 ThailandCD 66 VietnamCD 108 Peru
CD 29 Uni Emirat ArabCD 68 SpanyolCD 109 Slowakia
CD 30 ItaliaCD 69 BangladeshCD 110 Sudan
CD 31 SwissCD 70 PanamaCD 111 Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara(Yayasan)
CD 32 JermanCD 71Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF)CD 112(Utusan)
CD 33 Sri LankaCD 72 Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO)CD 113Center for International Forestry Research (CIFOR)
CD 34 DenmarkCD 73Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO)CD 114 Bosnia-Herzegovina
CD 35 KanadaCD 74 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)CD 115 Lebanon
CD 36 BrasilCD 75 Korea SelatanCD 116 Afrika Selatan
CD 37 RusiaCD 76Bank Pembangunan Asia (ADB)CD 117 Kroasia
CD 38 AfganistanCD 77Bank DuniaCD 118 Ukraina
CD 39 Yugoslavia ( Serbia?)CD 78Dana Moneter Internasional (IMF)CD 119 Mali
CD 40 Republik CekoCD 79 Organisasi Buruh Internasional (ILO)CD 120 Uzbekistan
CD 41 FinlandiaCD 80 Papua NuginiCD 121 Qatar
CD 42 MeksikoCD 81 NigeriaCD 122Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa Dana Penduduk Perserikatan Bangsa-Bangsa(UNFPA)
CD 43 HongariaCD 82 ChiliCD 123 Mozambik
CD 44 PolandiaCD 83Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa Komisi Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Urusan Pengungsi(UNHCR)CD 124 Kepulauan Marshall
CD 45 IranCD 84Program Pangan Dunia (WFP)CD 125 Timor Leste
CD 47 MalaysiaCD 85 VenezuelaCD 126 Suriname
CD 48 TurkiCD 86Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP)CD 130 Azerbaijan
CD 49 JepangCD 87 Kolombia
Mobil operasional staf korps diplomatik memiliki nomor polisi serupa dengan kendaraan pribadi (dasar hitam dengan tulisan putih) namun dengan format khusus yakni memiliki lima angka dan kode angka negara dicetak lebih kecil dengan format sub-bagian.
Contoh: "B 12345 15" berarti mobil ini adalah kendaraan operasional staff korps diplomatik Vatikan.
Sedangkan mobil operasional staf korps konsuler memiliki nomor polisi dengan dasar putih dan tulisan hitam dengan angka diawali dengan nol (untuk plat nomor dengan satu angka), dua angka terakhir mewakili kode korps konsuler (seperti pada kode korps diplomatik), dan diakhiri dengan kode CC.
Contoh: "BM 0947 CC" berarti mobil ini adalah kendaraan operasional staff korps konsuler Malaysia.
Pada KTT Asia-Afrika 2005, kendaraan para pesertanya dipasang plat nomor dengan kode KAA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar